Kendala Kesehatan Karena Kulup Panjang? Hubungi Kami Sekarang

Mengatasi Kulup Penis Yang Panjang Tanpa Sunat

27 September 2022

Kulup dalam bahasa medis disebut dengan preputium/foreskin, merupakan kulit yang menutupi penis hingga ke kepala penis.

Preputium yang menutupi kepala penis ukurannya dapat bervariasi pada setiap orang, pada beberapa orang dapat ditemukan preputium yang cukup panjang melebihi kepala penis.

Untuk metode memendekkan preputium yang panjang, hingga saat ini belum ada tatalaksana lain yang terbukti dapat dilakukan selain melalui metode operasi pemotongan preputium. Belum ada obat atau tindakan lain yang terbukti dapat dilakukan dengan tujuan memendekkan preputium.

Secara medis, sebetulnya pemotongan preputium yang menutupi kepala penis (glans) bukanlah hal yang secara wajib harus dilakukan. Akan tetapi, banyak risiko medis berupa penyakit yang kemungkinan dapat terjadi bila preputium ini tidak dipotong, seperti perlengketan preputium pada kepala penis (fimosis), preputium yang menjepit kepala penis saat ditarik bila terlalu ketat (parafimosis), infeksi kepala penis (balanitis), infeksi menular seksual, infeksi saluran kemih, kanker penis, kanker leher rahim pada pasangan. Sehingga dalam hal ini, prosedur sunat/pemotongan preputium yang menutupi glans penis memiliki manfaat medis lebih besar dan dapat mengurangi risiko-risiko kesehatan yang dapat terjadi seperti disebutkan di atas. Untuk itu, prosedur pemotongan kulit yang menutupi kepala penis (sunat), dari sisi medis sebetulnya lebih direkomendasikan daripada tidak dilakukan pemotongan kulit yang melingkupi kepala penis.

Penyebab Fimosis pada anak yang belum disunat, khususnya usia di bawah 3 tahun, fimosis merupakan kondisi normal. Sebaliknya, fimosis pada pria dewasa yang belum disunat merupakan kondisi yang tidak normal. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh:

• Radang kepala penis
• Infeksi kepala penis
• Lichen sclerosus
• Eksim
• Psoriasis
• Diabetes

Kapan Harus Ke Dokter ?

Fimosis merupakan kondisi yang normal bagi anak laki-laki yang belum disunat. Namun, fimosis berisiko menimbulkan balanitis jika disertai dengan gejala berikut:

• Kepala penis terasa perih, serta tampak membengkak dan memerah
• Keluar cairan kental dari kulup
• Terbentuk garis putih di sekitar kepala penis yang menyerupai cincin
• Terdapat darah pada urine
• Rasa terbakar atau nyeri pada saat buang air kecil
• Nyeri panggul bagian bawah

apabila Anda mengalami salah satu ciri-ciri gejala penyakit, segera konsultasikan dengan dokter kami di Klinik Atlanta Jakarta melalui lini whatsapp / telepon di 08119291718.

KEMBALI KE ARTIKEL